Pages

Monday, June 6, 2016

Pengertian Kata Baku dan Fungsinya

Kata baku adalah kata yang cara pengucapannya atau penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar atau kaidah yang telah dibakukan. Ragam kata baku memiliki sifat kemantapan dinamis, artinya mempunyai aturan dan kaidah dalam standar bahasa. Kata baku biasanya digunakan dalam situasi resmi, seperti acara seminar, pidato, temu karya ilmiah, dll. Kaidah-kaidah standar yang dimaksud dapat berupa Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (EYD), kamus umum, dan tata bahasa baku. Dalam hal ini kamus bahasa Indonesia dapat dijadikan rujukan untuk mengetahui bahasa baku.
Secara umum, fungsi kata baku dalam bahasa adalah sebagai berikut:
Pemersatu, pemakaian kata baku dalam bahasa dapat mempersatukan sekelompok orang menjadi satu kesatuan masyarakat bahasa.
Pemberi kekhasan, pembakuan kata dalam bahasa dapat menjadi pembeda dengan masyarakat pemakai bahasa lainnya.
Pembawa kewibawaan, kata baku yang diterapkan dalam bahasa dapat memperlihatkan kewibawaan pemakainya.
Kerangka acuan, kata-kata baku menjadi patokan bagi benar tidaknya pemakaian bahasa seseorang atau sekelompok orang. 
Mudah-mudahan Pengertian Kata Baku dan Fungsinya di atas bisa memberikan manfaat.
Read more >>

Ciri-ciri Pantun dalam Karya Sastra

Ciri-ciri Pantun - Berdasarkan bentuknya, pantun memiliki ciri-ciri tertentu. Ciri-ciri ini tidak boleh diubah. Jika diubah, pantun tersebut akan menjadi seloka, gurindam, atau bentuk puisi lama lainnya. Ciri-ciri pantun adalah sebagai berikut:
1. Tiap bait terdiri atas empat baris (larik)
Ciri pantun yang pertama adalah dalam hal penulisan bait-baitnya. Dalam sebuah pantun, terdapat aturan bahwa tiap bait tersebut diisi oleh empat baris atau larik, tidak boleh lebih.
2. Tiap baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata
Pantun memiliki ciri dalam hal jumlah kata yang mengisi tiap barisnya. Pantun yang baik adalah pantun yang memuat 8 sampai 12 jumlah suku katanya. Hal ini bertujuan untuk menjaga irama yang dimiliki sebuah pantun.
3. Rima akhir setiap baris adalah a-b-a-b
Saat kita membaca pantun, terasa ada irama yang indah mengiringi kata-kata yang diucapkan. Hal ini di dukung pula oleh rima pantun yang memiliki pola yang teratur. Salah satu ciri khas dari sebuah pantun adalah terkait dengan rima tersebut, dimana pada setiap akhir rima mengikuti pola a-b-a-b.
4. Baris ketiga dan keempat merupakan isi
Pantun yang barisnya berjumlah empat memiliki pembagian tersendiri, yakni baris 1 dan 2 disebut sebagai sampiran. Sedangkan, baris ketiga dan keempat disebut bagian isi. Bagian sampiran dapat dikatakan sebagai pernyataan "basa-basi" si pemantun, biasa mengambil contoh dari lingkungan alam. Maksud sebenarnya dari pantun diletakkan dalam bagian isi tersebut.
5. Pernyataan pada sampiran dan isi harus masuk akal
Dalam pantun, ada yang namanya sampiran dan isi. Keduanya adalah sesuatu yang berbeda, namun saling terkait membentuk makna dari dari sebuah pantun. Pantun yang baik adalah pantun yang memiliki keterkaitan masuk akal antara bagian sampiran dan bagian isi tersebut, yang secara bersama-sama membentuk satu kesatuan dalam menyampaikan makna sebuah pantun.
Semoga penjelasan tentang Ciri-ciri Pantun dalam Karya Sastra di atas dapat memberikan manfaat.
Read more >>

Pengertian Pantun dari Berbagai Daerah

Pantun dalam pengertian sederhana adalah salah satu jenis puisi lama yang dikenal secara luas di seluruh Nusantara. Hampir setiap daerah mengenal “pantun”, tetapi dengan istilah yang sesuai dengan tiap-tiap daerah itu. Kata pantun terdapat di berbagai bahasa di Nusantara. Kata tonton (bahasa Tagalog), tuntun (bahasa Jawa), pantun (bahasa Toba) memiliki arti yang hampir sama, yaitu sesuatu ucapan yang teratur, arahan yang mendidik, bentuk kesantunan. Yang menarik adalah kata pantun dalam bahasa Simalungun berarti sindiran, sedangkan kata sisindiran dalam bahasa Sunda berarti bentuk puisi yang kita kenal sebagai pantun. Di Jawa Tengah, pantun dikenal dengan nama parikan; di Toraja, dikenal dengan nama bolingoni. Kesenian tradisional yang menggunakan pantun, antara lain nyanyian doger di Jawa Barat, ludruk di Surabaya, tirik dan ahui di Banjarmasin, gandrung di Banyuawangi, dan kelong-kelong di Makassar.
Demikian penjelasan tentang Pengertian Pantun dari Berbagai Daerah, semoga memberikan manfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Ironi dan Contohnya

Majas ironi merupakan majas yang tergolong dalam jenis majas pertentangan. Hal ini ditengarahi adanya ungkapan  gaya bahasa yang bertentangan dengan arti sesungguhnya. Selain majas pertentangan, ironi juga dapat kita golongkan ke dalam jenis majas sindiran dikarenakan fungsinya yang digunakan untuk menyindir lawan bicara.
contoh majas ironi
Suaramu sangat merdu seperti kaleng rombeng
Badanmu gemuk sekali, hanya terpaut 10 kg saja dari berat balita.
Bagus sekali buku laporan belajarmu, hampir semuanya berwana merah.
Wah bagus sekali tulisanmu, sampai tidak bisa terbca olehku.
Makanannya lezat sekali, aku sampai tidak sanggup lagi memakannya.
Wah manis sekali kopi ini, pasti harga gula sedang tinggi ya ?
Kamu ini murid yang sopan, setiap masuk kelas tidak pernah mendahului guru.
Indah sekali lukisanmu, seperti lukisan pertama adikku yang masih TK.
Dia adalah murid kesayangan guru, sampai teman-temannya lulus dia masih saja duduk di kelas 4 SD.
Halus sekali suaramu, seperti suara kendaraan beroda tiga.
Itulah penjelasan yang dapat kami berikan tentang Pengertian Majas Ironi dan Contohnya, semoga dapat memberikan manfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Alegori dan Contohnya

Majas Alegori adalah majas yang menyatakan sebuah perihal dengan mengunakan kiasan atau penggambaran.Secara sekilas alegori akan nampak sama dengan majas simile yang seringkali menggunakan kata-kata umpama, seperti atau bagai. Bedanya, majas alegori selalu dikemas dalam sebuah cerita atau uraian yang tentunya akan lebih komplek dari kalimat majas simile.
Contoh Majas Alegori.
Menjalani kehidupan rumah tangga sama halnya seperti kita mengarungi lautan dengan sebuah bahtera. Terkadang kita akan dibawa menyaksikan keindahan samudra yang begitu menakjubkan. Namun tak jarang  kuatnya ombak akan mengombang-ambing tubuh kita.
Dunia ibarat tumbuhan hijau yang menyihir setiap mata yang memandang. Indah dan begitu menakjubkan. Namun lambat laun ia akan menguning, kering dan pada akhirnya musnah.
Itulah penjelasan tentang Pengertian Majas Alegori dan Contohnya, semoga memberikan manfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Simile dan Contohnya

Majas simile adalah gaya bahasa yang membandingkan secara eksplisit atau langsung dua benda dengan menggunakan kata pembanding seperti:
umpama
laksana
seperti
bagaikan
bak
dll.
Yang dimaksud membandingkan secara eksplisit adalah perbandingan yang diikuti langsung dengan pemaknaannya. Jadi pada majas ini akan diterangkan langsung sisi kesamaan dua benda yang dibandingkan. Lihat contoh berikut:
 Wataknya keras dan susah dilunakkan seperti batu
Dalam contoh di atas, kita membandingkan kata "watak" dengan "batu". Keduanya disamakan karena memiliki ciri has yang sama yang juga disebutkan dalam kalimat, yaitu "keras dan susah dilunakkan".
Demikian Pengertian Majas Simile dan Contohnya, semoga bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Metonimia dan Contohnya

Pengertian dan Contoh Majas Metonimia Lengkap - Salah satu majas perbandingan lainnya ialah majas metonimia, yaitu  majas yang mengungkapkan sesuatu dengan gaya bahasa yang khas yakni dengan membandingkannya dengan suatu label, merek, ciri khas, atau atribut yang melekat pada benda atau sesuatu yang dimaksud. Sehingga dengan demikian hal-hal tersebut merupakan penggambaran kata yang dimaksud. Beberapa pakar linguistik, seperti Tutescu menyatakan bahwa ciri khas atau atribut tertentu dapat digunakan untuk mengemukakan benda atau sesuatu yang dimaksud, berkat adanya hubungan yang melekat (acuan) dari kedua hal yang dimaksud. Hubungan yang sangat dekat ini dapat menjadi acuan akan maksud dari benda atau sesuatu yang dimaksudkan.
contoh
1. Kiki sedang memandikan honda jazznya. (mobil)
2. Hanya adidas butut yang senantiasa menemani ia pergi kemanapun. (sepatu)
3.  Rani bekerja sebagai pemburu berita di TV swasta (reporter)
4. Aleeya selalui menyediakan 8 gelas aqua untuk memjaga kesehatan tubuhnya. (air minum)
Itulah Pengertian Majas Metonimia dan Contohnya, semoga memberikan manf
Read more >>

Pengertian Majas Litotes dan Contohnya

Mengenai pengertian majas litotes, dalam Wikipedia Bahasa Indonesia disebutkan bahwa majas litotes adalah Ungkapan berupa penurunan kualitas suatu fakta dengan tujuan merendahkan diri. Padahal pada kenyataannya tidak seburuk apa yang diungkapkan.
Contoh Majas Litotes
Silahkan mampir ke gubukku.
Jika berkenan, akan saya antarkan anda dengan motor butut ini.
Hanya kado kecil ini yang bisa aku berikan.
Mampirlah sejenak untuk mencicipi hidangan yang ala kadarnya ini.
Perkenankan hamba yang bodoh ini untuk menyampaikan pendapat.
Tolong terima bantuan yang tidak seberapa ini.
Aku tunggu kehadiranmu bertamu ke bilik kumuhku.
Sudikan adinda menerima aku yang kurang tampan ini.
Demikian yang dapat kami sampaikan tentang Pengertian Majas Litotes dan Contohnya, semoga dapat mmemberikan manfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Hiperbola dan Contohnya

Majas hiperbola adalah majas yang mengandung suatu pernyataan yang berlebihan atau membesar-besarkan suatu hal. Dalam pengertian yang lebih lengkap, Hiperbola adalah majas yang melebih-lebihkan apa yang sebenarnya dengan maksud untuk memperhebat, meningkatkan kesan dan daya pengaruh, baik jumlah, ukuran, maupun sifat-sifatnya. Bukan hanya dalam karya sastra, tanpa kita sadari majas hiperbola sering kali mengisi percakapan kita. Bisa saja, pesan yang ingin disampaikan biasa-biasa saja namun menjadi lebih wah ketika kalimatnya dibentuk sedemikian rupa dengan majas hiperbola. Untuk mendapat kesan dramatis dari sebuah kalimat, pengarang kerap menggunakan majas hiperbola. Kesan hiperbola (sangat berlebih-lebihan) dalam menceritakan sesuatu sengaja dilakukan dengan tujuan, yaitu untuk manarik perhatian dari para pembaca.
Untuk membantu pemahaman tentang majas hiperbola, coba Anda perhatikan contoh majas hiperbola berikut ini: 
Contoh Majas Hiperbola 1
"Harga beras mencekik leher setelah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak"
Kalimat ini adalah contoh majas hiperbola, kesan berlebihan didapat dari pilihan kata "mencekik leher".
Sekian uraian tentang Majas Hiperbola: Pengertian dan Contoh, semoga bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Metafora dan Contohnya

Metafora adalah salah satu majas dalam Bahasa Indonesia, dan juga berbagai bahasa lainnya. Majas ini mengungkapkan ungkapan secara tidak langsung berupa perbandingan analogis. Seperti halnya majazi dalam bab kata dan makna (ilmu logika), makna yang terkandung dalam majas metafora adalah suatu peletakan kedua dari makna asalnya, yaitu makna yang bukan mengunakan kata dalam arti sesungguhnya, melainkan sebagai kiasan yang berdasarkan persamaan dan perbandingan.
Contoh
Kata "tulang punggung" dalam kalimat "Pemuda adalah tulang punggung negara".
Engkau belahan jantung hatiku sayangku.
Raja siang keluar dari ufuk timur.
Jonathan adalah bintang kelas dunia.
Raja malam telah keluar dari paraduannya.
Itulah Pengertian Majas Metafora dan Contohnya semoga bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Personifikasi dan Contohnya

Majas personifikasi adalah Majas personifikasi adalah majas yang melekatkan sifat-sifat insani (manusiawi) pada suatu benda mati sehingga seolah-olah memiliki sifat seperti benda hidup. Ciri majas ini adalah terdapatnya pilihan kata yang mengenakan sifat manusia pada benda mati tersebut. Majas personifikasi memiliki gaya bahasa perbandingan, yaitu membandingkan benda mati atau tidak dapat bergerak sehingga sepertinya tampak bernyawa dan dapat berperilaku seperti manusia. Oleh sebab itu, majas ini dikategorikan juga sebagai majas perbandingan. Majas personifikasi berfungsi untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai situasi yang dilukiskan dan memberikan bayangan angan (citraan) yang konkret. Penggunaan majas personifikasi banyak ditemukan dalam banyak jenis karya sastra, misalnya cerpen, puisi, lagu, dll.
Untuk melengkapi pemahaman kita tentang majas personifikasi, perhatikan contoh kalimat berikut ini:
Contoh 1:
"Padi menunduk mengucapkan selamat pagi"
Pada contoh ini, padi diperlakukan seperti manusia karena bisa menunduk dan menyapa.
Sekian uraian tentang Majas Personifikasi: Pengertian dan Contoh, semoga bermanfaat. 
Read more >>

Thursday, May 5, 2016

Pengertian Majas: Apa itu Majas?

Pengertian majas adalah bahasa indah yang digunakan dalam mempercantik susunan kalimat agar memperoleh kesan imajinatif atau menciptakan efek tertentu bagi pembaca dan pendengarnya. Pengertian majas yang lainnya adalah pemanfaatan gaya bahasa dalam memperoleh nuansa tertentu sehingga mampu menciptakan kesan kata-kata yang imajinatif.
Penggunaan majas yang baik dalam membuat sebuah puisi ataupun cerita menjadi syarat mutlak apakah tulisan tersebut menarik atau tidak. Oleh karena itu juga, kemampuan yang baik dalam berbahasa mutlak diperlukan bagi Anda yang ingin mendalami dunia penulisan, entah itu novel, puisi, ataupun pantun. Jadi perbanyaklah merangkai beragam susunan bahasa dalam pikiran dan tulisan Anda di buku setiap harinya supaya otak Anda semakin terlatih untuk membuat majas dengan gaya yang menarik. Sesuai dengan tema pada kesempatan kali ini, berikut Espilen Blog sampaikan contoh majas, dan macam-macamnya beserta pengertiannya.
Read more >>

Thursday, March 17, 2016

Pengertian Kata kerja

Verba atau kata kerja (bahasa Latin: verbum, "kata") adalah kelas kata yang menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya. Jenis kata ini umumnya menjadi predikat dalam suatu frasa atau kalimat.
Berdasarkan objeknya, kata kerja dapat dibagi menjadi dua:
kata kerja transitif: kata kerja yang membutuhkan pelengkap atau objek, semisal memukul (bola)
kata kerja intransitif: kata kerja yang tidak membutuhkan pelengkap, semisal lari.
Read more >>

Pengertian Membaca cepat

Membaca cepat adalah jenis membaca yang mengutamakan kecepatan membaca tanpa harus meninggalkan pemahaman terhadap isi dari bacaan. kecepatan membaca bergantung pada bahan dan tujuan membaca dan juga penguasaan pembaca terhadap isi bacaan.
Macam-macam teknik membaca cepat terbagi menjadi dua yaitu  :
a. Skimming
Teknik membaca cepat skimming adalah teknik untuk mencari gagasan pokok atau hal-hal penting yang ada di dalam bacaan. Contohnya: membaca ensiklopedi, kamus, index, yellow pages,dll
Skimming bisa dilakukan apabila :
- Ingin mengenali topik bacaan.
- Ingin melakukan penyegaran akan apa yang pernah dibaca.
- Ingin mendapatkan bagian penting dari suatu bacaan tanpa membaca keseluruhan.
- Ingin mengetahui pendapat seseorang secara umum.
b. Scanning
Teknik membaca cepat scanning adalah teknik membaca untuk memahami informasi dari suatu bacaan.
Read more >>

Pengertian Jeda

Jeda merupakan pemberian jarak antara bagian-bagian suatu kalimat yang ditandai dengan perhentian. Perhentian ini sangat penting dalam pengungkapan makna kalimat. Perhentian sebentar yang menunjukkan bahwa ucapan masih akan dilanjutkan disebut perhentian antara. Dalam kalimat biasanya ditandai dengan tanda koma (,) atau penulisannya dengan garis miring (/).
Ada pula perhentian yang agak lama yang menandakan bahwa makna yang disampaikan sudah lengkap yang disebut dengan perhentian akhir. Dalam kalimat biasanya ditandai dengan tanda titik (.) atau penulisannya ditandai dengan garis miring dua (//).
Itulah yang dimaksud Jeda, semoga bisa dipahami.
Read more >>

Pengertian Tempo

Tempo adalah ukuran kecepatan dalam birama lagu. Ukuran kecepatan bisa diukur dengan alat bernama metronome dan alat bernama keyboard. Di dalam keyboard terdapat digital metronome yang bisa berfungsi sebagai pengukur kecepatan dalam birama, misalnya 3/4 atau 4/4 . Tempo standard lagu pop antara 64-80 atau 100-120, untuk lagu mars bisa antara 140-160, dan dixieland atau country ballad mungkin bisa sampai 220 . Lagu Oh, Susanna di dalam kurikulum keyboard Purwacaraka untuk tingkat pertama mencantumkan angka 210 untuk tempo Dixieland . Sedangkan lagu Yesterday Once More di dalam buku Twilight Memory 7, karya Carpenters mencantumkan angka 64 untuk Tempo style 8 Beat .
Di dalam keyboard PSR 3000 Yamaha, tempo ditandai dengan 4 lampu . Bila birama 4/4 dimainkan, tiap lampu akan menandakan hitungannya ke 1,2,3,4 sesuai kecepatan tempo ( misalnya 60-120 ). Pada metronome manual, stik besi kecil diset pada angka 140 misalnya atau untuk mood Allegretto atau Andantino , dan berbunyi "cling - tak - tak - tak." Atau metronome digital akan menyala lampunya misalnya : " merah - hijau - hijau - hijau . " Atau nyala " Besar - kecil - kecil - kecil . " Menggunakan batere kotak 9-12 v.
Read more >>

Pengertian Nada

Nada adalah bunyi yang beraturan, dan memiliki frekuensi tunggal tertentu. Dalam teori musik, setiap nada memiliki tinggi nada atau tala tertentu menurut frekuensinya ataupun menurut jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. Nada dasar suatu karya musik menentukan frekuensi tiap nada dalam karya tersebut. Nada dapat diatur dalam tangga nada yang berbeda-beda. Istilah "nada" sering dipertukarkan penggunaannya dengan "not", walaupun kedua istilah tersebut memiliki perbedaan arti.Nada dalam not dibedakan bentuknya menjadi 3 yaitu not angka , not huruf , dan not balok . Not angka dibedakan menjadi 3 yaitu : oktaf tinggi , oktaf sedang , dan oktaf rendah . sedangkan notasi huruf dibedakan menjadi 5 yaitu oktaf kecil , oktaf bergaris 1 , oktaf besar , oktaf kontra , dan sub kontra .
Read more >>

Pengertian Intonasi

Intonasi adalah lagu kalimat. Intonasi juga merupakan paduan antara tekanan dan jeda yang menyertai suatu tutur dari awal hingga penghentian terakhir. Intonasi adalah tinggi rendahnya nada dalam pelafalan kalimat.Intonasi adalah tinggi rendahnya nada dalam pelafalan kalimat.Intonasi dipengaruhi oleh tinggi rendahnya nada dan keras lembutnya tekanan pada kalimat. Contoh :
Coba lafalkan dua kalimat dibawah ini untuk memahami perbedaan intonasi dalam kalimat.
a. Ada apa? (intonasi naik)
b. semuanya telah berakhir. (intonasi datar)
Read more >>

Pengertian Tekanan

a. Tekanan Dinamik
Tekanan Dinamik yaitu tekanan keras untuk memberikan sebuah tekanan terhadap sepatah kata karena dapat memberikan pengertian khusus.
Fungsi tekanan dinamik adalah sebagai berikut :
· Mengemukakan seuatu pertentangan
· Mengalihkan pembicaraan
· Menyebutkan beberapa jenis benda atau hal-hal yang berturut-turut
· Mementingkan tekanan pada kata yang dipentingkan
b. Tekanan Nada
Tekanan Nada yaitu, ucapan tinggi rendah suara dalam suatu tutur yang berfungsi untuk menyatakan suasana perasaan pembicara.
c. Tekanan Tempo
Tekanan Tempo yaitu, tekanan yang diucapkan secara lambat pada kata yang dianggap penting
Read more >>

Pengertian Lafal

Lafal adalah cara seseorang atau sekelompok orang dalam suatu masyarakat bahasa mengucapkan bunyi bahasa. Suatu kata dapat diucapkan secara berbeda-beda oleh beberapa orang atau kelompok orang, tergantung dari latar belakang mereka, tempat tinggal mereka, pendidikan mereka, dll. Setiap suku kata dilafalkan berdasarkan satuan suara (fon).
Read more >>

Pengertian Opini

Opini (Inggris: Opinion) adalah pendapat, ide atau pikiran untuk menjelaskan kecenderungan atau preferensi tertentu terhadap perspektif dan ideologi akan tetapi bersifat tidak objektif karena belum mendapatkan pemastian atau pengujian, dapat pula merupakan sebuah pernyataan tentang sesuatu yang berlaku pada masa depan dan kebenaran atau kesalahannya serta tidak dapat langsung ditentukan misalnya menurut pembuktian melalui induksi. (Lihat: simbol logis pada Induksi matematika)
Opini bukanlah merupakan sebuah fakta, akan tetapi jika di kemudian hari dapat dibuktikan atau diverifikasi, maka opini akan berubah menjadi sebuah kenyataan atau fakta.
Read more >>

Pengertian Fakta

Pengertian Fakta adalah hal, keadaan, atau peristiwa yang merupakan kenyataan atau sesuatu yang benar-benar terjadi 
Contoh Fakta adalah:
1). Kini, rata-rata waktu yang digunakan setiap siswa untuk belajar sekitar lima jam perhari
2). Sementara itu, pada tahun sebelumnya, menurut survei sebuah LSM, waktu belajar mereka diluar kegiatan sekolah hanya 2-3 jam per hari. 
Read more >>

Pengertian Intonasi Perintah

Intonasi Perintah atau Suruhan adalah Intonasi yang digunakan untuk mengungkapkan maksud pembicara supaya lawan bicara melakukan sesuatu perbuatan. Dalam penulisan ditandai dengan penggunaan tanda seru (!).
Contoh: Nyanyikan lagu ini di depan kelas!
Kalimat suruh yang sebenarnya biasanya ditandai dengan pola intonasi suruh. kalimat perintah jenis ini dapat dijabarkan hanya dengan sebuah verba intransitif. Namun, adapula yang menggunakan struktur kalimat lengkap, menggunakan verba transitif disertai objeknya. Sebagai pengukuh perintah, kalimat ini biasanya menggunakan partikel -lah dan kata tolong, contoh:
a). Beristirahatlah!
b). Datanglah engkau ke rumahku!
c). Carilah buku baru itu ke perpustakaan!
d). Pakailah baju yang bersih!
e). Tolong ambilkan minum saya!
Read more >>

Pengertian Intonasi Pertanyaan

Intonasi Pertanyaan adalah Intonasi yang digunakan untuk bertanya tentang sesuatu (yang mengungkapkan maksud pembicara untuk minta ketergantungan dari lawan bicara). Dalam penulisan ditandai dengan penggunaan tanda Tanya (?).
Contoh: Apakah kamu menonton konser Noah semalam?
Kalimat tanya merupakan kalimat yang mengandung makna sebuah pertanyaan. Arti Kalimat tanya adalah kalimat yang berisi pertanyaan kepada pihak lain untuk memperoleh jawaban dari pihak yang ditanya.
Ciri-ciri kalimat tanya yaitu menggunakan intonasi naik, menggunakan kata tanya, dapat menggunakan partikel tanya -kah. Fungsi partikel -kah untuk memperhalus pertanyaan. Kata tanya yang biasa digunakan dalam kalimat tanya adalah wikt:apa, wikt:siapa, wikt:mengapa, wikt:mana, wikt:bagaimana, wikt:bilamana, wikt:kapan, dan wikt:berapa. Kalimat yang disampaikan dengan maksud untuk mendapat jawaban yang berupa informasi, penjelasan, atau pertanyaan.
Contoh Kalimat Tanya:
Mengapa kamu tidak masuk sekolah kemarin?
Apakah ayah jadi berangkat ke Surabaya pada hari ini?
Di mana kamu tinggal?
Read more >>

Pengertian Intonasi Berita

Intonasi yaitu tinggi rendahnya nada pada kalimat yang memberikan penekanan pada kata-kata tertentu di dalam kalimat.
Intonasi Berita adalah Intonasi yang digunakan untuk mengungkapkan pembicaraan yang berisi pemberitahuan tentang sesuatu. Dalam penulisan ditandai dengan penggunaan tanda titik (.).
Macam Intonasi
Intonasi memiliki 3 macam, yaitu:
1. Tekanan Dinamik (keras lemah) Ucapkanlah kalimat dengan melakukan penekanan pada setiap kata yang memerlukan penekanan. Misalnya, saya pada kalimat “Saya membeli pensil ini” Perhatikan bahwa setiap tekanan memiliki arti yang berbeda.
SAYA membeli pensil ini. (Saya, bukan orang lain)
Saya MEMBELI pensil ini. (Membeli, bukan, menjual)
Saya membeli PENSIL ini. (Pensil, bukan buku tulis)
2. Tekanan Nada (tinggi) Cobalah mengucapkan kalimat dengan memakai nada/aksen, artinya tidak mengucapkan seperti biasanya. Yang dimaksud di sini adalah membaca/mengucapkan kalimat dengan suara yang naik turun dan berubah ubah. Jadi yang dimaksud dengan tekanan nada ialah tentang tinggi rendahnya suatu kata.
3. Tekanan Tempo Tekanan tempo adalah memperlambat atau mempercepat pengucapan. Tekanan ini sering dipergunakan untuk lebih mempertegas apa yang kita maksudkan. Untuk latihannya cobalah membaca naskah dengan tempo yang berbeda beda. Lambat atau cepat silih berganti.
Read more >>

Pengertian Judul karangan

Samakah judul dengan topik? Jawabannya tentu saja tidak. Topik ialah pokok pembicaraan, sedangkan judul adalah nama, merek, atau label karangan. Topik bersifat implisit, sedangkat judul bersifat eksplisit. Karena sifat topik, dan judul seperti itu, biasanya penulis menentukan topik yang ingin dibahasnya sebelum menulis, sedangkan pembaca menemukan judul sebelum membaca. Sebaliknya, penulis menentukan judul ketika atau setelah menulis, sedangkan pembaca mengetahui topik tulisan setelah membaca.
Dengan demikian, judul dan topik tidak sama. Dalam karangan fiksi –misalnya- topik tidak dengan sendirinya menjadi judul. Misalnya roman yang berjudul “Siti Nurbaya” bertopik dalam “Kawin Paksa”. Dalam karya ilmiah, biasanya topik bisa serta-merta menjadi judul. Berdasarkan uraian ini, maka topik yang sudah sangat spesifik di atas dapat langsung dijadikan judul.
Dalam menulis judul karangan ilmiah, penulis dituntuk hal-hal sebagai berikut: 
1. Harus sesuai dengan topik atau isi dan jangkauannya. 
2. Sebaiknya dinyatakan dengan frasa atau kelompok kata, bukan kalimat.
3. Sesingkat mungkin.
4. Sejelas mungkin, tidak dalam bentuk konotatif dan tidak bermakna ambiguitas.
5. Provokatif, memancing orang untuk membaca tulisan itu. 
Read more >>

Pengertian Kerangka karangan

Kerangka karangan atau outline adalah suatu rencana yang memuat garis-garis besar dari suatu susunan yang akan dibuat dan berisi rangkaian ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur. Sedangkan karangan adalah sebuah karya tulis yang digunakan untuk menyampaikan suatu gagasan kepada pembaca. 
Jadi kerangka karangan adalah suatu suatu rencana atau rancangan yang memuat garis besar atau ide suatu kaya tulis yang disusun dengan sistematis dan terstruktur.
Fungsi atau Manfaat Kerangka Karangan
1. Untuk memudahkan penulisan sebuah karya tulis agar menjadi lebih sistematis dan rapih.
2. Untuk mencegah penulis keluar dari ide awal yang akan dibahas dalam suatu karangan yang akan digarap.
3. Untuk mencegah penulis membahas suatu ide atau topik bahasan yang sudah dibahas sebelumnya.
4. Untuk memudahkan penulis mencari informasi pendukung suatu karangan yang berupa data atau fakta.
5. Untuk membantu penulis mengembangkan ide-ide yang akan ditulis di dalam suatu karangan agar karangan menjadi lebih variatif dan menarik.
Read more >>

Pengertian Topik karangan

Topik karangan adalah jabaran dari tema karangan. Topik dalam karangan seharusnya lebih sempit dan terbatas. Dalam kerangka karangan, topik karangan dijabarkan menjadi gagasan-gagasan utama.
Menetapkan topik adalah suatu yang harus dilakukan setiap kali hendak membuat karangan berdasarkan tema.
Ciri Topik Karangan
Ciri-ciri topik, antara lain:
1. Topik harus menarik perhatian si pembaca, sehingga mampu menimbulkan rasa keingintahuan pembaca.
2. Mencakup keseluruhan isi cerita
Cara menetapkan topik karangan adalah sebagai berikut:
1. Topik yang diambil hendaknya berkaitan erat dengan tema.
2. Topik yang diambil haruslah topik yang benar-benar anda kuasai agar idea tau gagasan yang ada dibenak anda dapat dituangkan dengan baik dalam tulisan.
3. Topik yang dipilih hendaknya menarik dan menjadi isu di masyarakat.
Demikian informasi Pengertian Topik karangan yang bisa saya sampaikan semoga berguna.
Read more >>

Pengertian Tema karangan

Pengertian tema dapat dilihat dari dua sudut:
– Sudut karangan yang telah selesai
– Sudut proses penyusunan sebuah karangan
• Dari sudut karangan yang telah selesai :
– Tema adalah amanat utama yang diampaikan oleh penulis melalui karangannya
• Dari sudut proses penyusunan karangan :
– Apa pokok pembicaraannya
– Apa tujuan/tesis yang akan dicapai?
– Tema adalah suatu perumusan dari topic yang akan dijadikan landasan pembicaraan dan tujuan yang akan dicapai melalui topik.
Tema merupakan amanat yang akan disampaikan oleh penulis.
• Bisa berupa tema pendek dan tema panjang
• Tema pendek : berbentuk kata/frasa
Misalnya :Cinta, Kesenjangan sosial
• Tema panjang : berbentuk kata/frasa
Melalui Semangat Kepedulian Sosial Kita Gencarkan Program Qurban ke Daerah Pelosok
• Tema kegiatan
yaitu rumusan pemikiran pelaksanaan satu kegiatan yang dijadikan
pegangan pokok dalam menjabarkan suatu event.
Read more >>

Pengertian Mengarang

Mengarang adalah segenap rangkaian kegiatan seseorang mengungkapkan gagasan dan menyampaikannya melalui bahasa tulis kepada bahasa tulis kepada masyarakat pembaca untuk dipahami (Gie, 2002:3). Mengungkapkan gagasan melalui bahasa tulis meliputi 4 unsur yaitu:
1. Gagasan
Ini dapat berupa pendapat, pengalaman atau pengetahuan yang ada dalam pikiran seseorang.
2. Tuturan
Ini ialah bentuk pengungkapan gagasan sehingga dapat dipahami pembaca dalam kepustakaan tehnik mengarang telah lazim dibedakan empat bentuk berikut:
a. Penceritaan
Bentuk pengungkapan yang menyampaikan sesuatu peristiwa/ pengalaman dalam kerangka urutan waktu kepada pembaca.
b. Pelukisan
Bentuk pengungkapan yang menggambarkan berbagai serapan pengarang dengan segenap inderanya yang bermaksud menimbulkan citra yang sama dalam diri pembaca.
c. Pemaparan
Bentuk pengungkapan yang menyajikan fakta-fakta secara teratur, logis, dan terpadu, yang terutama bermaksud memberi penjelasan kepada pembaca mengenali suatu ide, persoalan, proses atau peralatan.
d. Perbincangan
Bentuk pengungkapan dengan maksud meyakinkan pembaca agar mengubah pikiran, pendapat atau sikapnya sesuai dengan yang diharapkan oleh pengarang.
3. Tatanan
Yaitu pengaturan dan penyusunan gagasan dengan mengindahkan berbagai asas aturan, dan tehnik.
4. Wahana
Yaitu sarana pengantar gagasan berupa bahasa tulis yang terutama menyangkut kosa-kata, gramatika, dan retorika. Bahasa tulis merupakan kendaraan angkut untuk menyampaikan gagasan seseorang kepada pembaca.
Read more >>

Pengertian Peribahasa

Peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang menyatakan suatu maksud, keadaan seseorang, atau hal yang mengungkapkan kelakuan, perbuatan atau hal mengenai diri seseorang. Peribahasa mencakup ungkapan, pepatah, perumpamaan, ibarat, tamsil. (Kamus Umum Bahasa Indonesia susunan Badudu-Zain (1994)). Pada umumnya, kelompok kata atau kalimat dalam peribahasa memiliki struktur susunan yang tetap, dan merupakan kiasan terhadap suatu maksud. Kalimat yang dipakai biasanya mengesankan dan memiliki arti yang luas. Didalam suatu peribahasa terdapat unsur sistem budaya masyarakat yang berhubungan dengan nilai-nilai, pandangan hidup, norma dan suatu aturan dalam masyarakat. Di kebudayaan melayu peribahasa sering dipakai atau diucapkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan kata lain sastra lisan ini merupakan salah satu sarana enkulturasi dalam proses penanaman nilai-nilai adat dari waktu ke waktu.
Peribahasa merupakan ungkapan yang walaupun tidak langsung namun secara tersirat menyampaikan suatu hal yang dapat dipahami oleh pendengarnya atau pembacanya karena sama-sama hidup dalam ruang lingkup budaya yang sama. Persamaan ruang lingkup buadaya yang sama menjadi faktor penting, karena jika tidak maka pembicaraan dengan penggunaan peribahasa tidak akan nyambung. Misalnya, "baru-baru ini ada pejabat tinggi kepolisian yang dengan bangga menyebut diri dan institusinya sebagai buaya karena menganggap buaya itu lambang kekuatan dan keperkasaan". Padahal di masyarakat sekarang kita sudah sejak lama menganggap kata buaya itu selalu dalam arti negatif, contohnya saja pada ungkapan buaya darat, air mata buaya, dll.
Jadi, pemakaian peribahasa di dalam masyarakat adalah milik bersama yang kalau diucapkan, walaupun hanya sebagian akan dipahami oleh yang mendengar atau membacanya. Contoh lain jangan kura-kura dalam perahu, yang mendengarnya tahu bahwa arti dari peribahasa itu adalah jangan pura-pura tidak tahu. Peribahasa jenis ini merupakan pantun yang terdiri atas sampiran dan isi, meski yang diucapkan hanya sampirannya saja tapi orang lain akan tahu apa isinya.
Read more >>

Pengertian Majas

Pengertian majas adalah bahasa indah yang digunakan dalam mempercantik susunan kalimat agar memperoleh kesan imajinatif atau menciptakan efek tertentu bagi pembaca dan pendengarnya. Pengertian majas yang lainnya adalah pemanfaatan gaya bahasa dalam memperoleh nuansa tertentu sehingga mampu menciptakan kesan kata-kata yang imajinatif. Itulah yang dimaksud dengan majas.
Read more >>

Pengertian Ungkapan sebagian (idom sebagian)

Ungkapan sebagian / Idiom sebagian Merupakan ungkapan / idiom yang salah 1 unsur pembentuknya masih memiliki makna leksikalnya
Contoh ungkapan sebagian
Lapangan hijau = lapangan sepak bola
Analisis makna leksikalnya:
Lapangan memiliki arti tempat tanah yang luas dan rata,
hijau memiliki arti jenis makna seperti warna rumput
Contoh lain ungkapan sebagian
 - Mata keranjang = sifat yang selalu merasa birahi melihat lawan jenisnya
 - Naik darah = emosi
 - Kepala dingin = Berpikir tenang
 - Pasar gelap = Pasar yang digunakan untuk transaksi barang2 illegal
 - Harga mati = Tidak bisa ditawar lagi
 - Meja hijau = meja pengadilan
 - kabar burung = kabar belum pasti 
Contoh kalimat ungkapan sebagian (Vina naik darah karena sahabatnya telah menghianatinya .)
Read more >>

Pengertian Ungkapan penuh (idom penuh)

Ungkapan penuh / Idiom penuh Merupakan ungkapan/idiom yang unsur2 pembentuknya telah kehilangan makna leksikalnya.
Contoh ungkapan penuh: Gulung Tikar artinya bangkrut
Analisis makna leksikalnya: 
Gulung memiliki arti lipatan benda/melipat benda,
Tikar memiliki arti anyaman pandan untuk tidur/duduk
Contoh lain Ungkapan penuh
- Orang jauh = perantau
- Main gila = Bersuka-sukaan
- Penaik darah = Lekas Marah
- Buaya darat = penjahat ulung
- Buang penat = Melepas lelah
- Otak kosong = Bebal / Bodoh
- Kambing hitam = Orang yang dituduh/tempat kesalahan
- Main serong = selingkuh
- Berpangku tangan = Bermalas-malasan / tidak berbuat apa2
- Bunga desa = Primadona
- Naik pitam = Marah
- Pantat kuning = Pelit / Kikir
- Menjual gigi = tertawa keras2
- jago merah = api
- kupu2 malam = pekerja seks komersial
- cuci mata = mencari hiburan
- muka tembok = tidak tahu malu
Contoh kalimat ungkapan penuh (Ayah naik pitam karena anaknya tidak mengerjakan pr)
Read more >>

Pengertian Ungkapan (idom)

Pengertian dan Contoh Idiom atau Ungkapan – Ungkapan atau idiom merupakan gabungan kata yang memiliki makna yang bukan makna dari unsur kata-kata pembentuknya. Artinya ungkapan memiliki makna baru setelah dua kata atau lebih menyatu. Arti kata (makna) dalam sebuah idiom tidak bisa ditafsirkan dengan menerjemahkan unsur-unsur penyusunnya. Dalam Bahasa Inggris, idiom atau ungkapan dikenal dengan istilah idiomatic phrase. Ungkapan dalam tatanan Bahasa Indonesia menduduki fungsi sebagai pelengkap predikat. 
Ungkapan atau idiom acapkali digunakan dalam kalimat kiasan agar penyampaian  makna lebih berkesan. Sering kali juga pemilihan diksi dengan ungkapan digunakan untuk menyampaikan sesuatu, seperti berita, perasaan, nasihat, dan lainnya. Sebagai contoh ungkapan atau idiom ialah buaya darat. Ungkapan buaya darat memiliki makna yaitu lelaki yang suka merayu wanita.
Ungkapan buaya darat ialah makna yang bukan sesungguhnya (denotasi), yang berarti ungkapan buaya darat bukanlah buaya yang tinggal di darat, namun idiom buaya darat memiliki makna tersendiri yang sangat berbeda dengan makna unsur kata penyusunannya. Dengan demikian, idiom atau ungkapan dapat dibentuk dari gabungan kata yang dapat digunakan sebagai penggambaran makna yang ingin diungkapkan. Oleh karena itu idiom termasuk diksi konotasi. 
Read more >>

Pengertian membaca cepat Skanning

Membaca tatap (scanning) atau disebut juga membaca memindai adalah membaca sangat cepat. Ketika seseorang membaca memindai, dia akan melampaui banyak kata. Menurut Mikulecky & Jeffries (dalam Farida Rahim, 2005), membaca memindai penting untuk meningkatkan kemampuan membaca. Teknik membaca ini berguna untuk mencari beberapa informasi secepat mungkin. Biasanya kita membaca kata per kata dari setiap kalimat yang dibacanya. Dengan berlatih teknik membaca memindai, seseorang bisa belajar membaca untuk memahami teks bacaan dengan cara yang lebih cepat. Tapi, membaca dengan cara memindai ini tidak asal digunakan. Jika untuk keperluan untuk membaca buku teks, puisi, surat penting dari ahli hukum, dan sebagainya, perlu lebih detil membacanya.
Scanning atau membaca memindai berarti mencari informasi spesifik secara cepat dan akurat. Memindai artinya terbang di atas halaman-halaman buku. Membaca dengan teknik memindai artinya menyapu halaman buku untuk menemukan sesuatu yang diperlukan. Scanning berkaitan dengan menggerakan mata secara cepat keseluruh bagian halaman tertentu untuk mencari kata dan frasa tertentu.
Teknik membaca memindai (scanning) adalah teknik menemukan informasi dari bacaan secara cepat, dengan cara menyapu halaman demi halaman secara merata, kemudian ketika sampai pada bagian yang dibutuhkan, gerakan mata berhenti. Mata bergerak cepat, meloncat-loncat, dan tidak melihat kata demi kata.
Read more >>

Pengertian membaca cepat Skimming

Skimming adalah suatu tehnik membaca dengan kecepatan tinggi untuk mencari hal-hal yang penting atau ide pokok dari suatu bacaan. Keterampilan membaca yang sangat berguna ialah skimming. Yang melibatkan pembaca sepintas dan cepat untuk mendapatkan kesan keseluruhan dan umum. Beberapa situasi yang menuntut penggunaan skimming adalah:
1. memeriksa sebuah bab dalam buku, sebelum memperlajarinya secara serius agar memperoleh sebuah gagasan tentang cakupan umum bab tersebut.
2. menyampel beberapa halaman novel atau karyua tulis jenis lain untuk menentukan apakah karya tulis tersebut merupakan bacaan yang bernilai.
3. memeriksa secara cepat sebuah artikel tentang isu kontroversial untuk menemukan pandangan pengarang, tanpa memperhatikan argumen pengarang yang spesifik.
4. memeriksa bahan bacaan untuk menilai apakah bacaan tersebut mengandung jenis informasi yang sedang kita cari.
5. meneliti bahan bacaan untuk menentukan apakah bacaan tersebut dapat dipahami ataukah terlalu sulit
dalam skimming ini pembaca harus memiliki tujuan yang spesifik. Guru dapat mengatur kegiatan membaca sebagai berikut:
1. meminta murid memeriksa sebuah buku dan menyuruh memberitahukan apakah murid tersebut ingin membacanya.
2. menyuruh murid memeriksa tiga buku dan menemukan salah satu yang mengandung legenda
3. meminta murid memeriksa buku bacaan untuk melihat apakah buku bacaan tersebut terlalu sulit ataukah tidak baginya.
Sebagai halnya keterampilan-keterampilan lain dalam membaca, peningkatan efisiensi membaca skimming ini berjalan secara teratur bersama dengan praktis. Sebuah tehik skimming yang baik dilakukan dengan hanya membaca kalimat pertama pada setiap paragraf, sedangkan untuk pendahuluan dan kesimpulan atau ringkasan dibaca dengan lebih teliti.
Read more >>

Pengertian Kata keterangan (Adverbia)

Adverbia atau kata keterangan (Bahasa Latin: ad, "untuk" dan verbum, "kata") adalah kelas kata yang memberikan keterangan kepada kata lain, seperti verba (kata kerja) dan adjektiva (kata sifat), yang bukan nomina (kata benda). Contoh adverbia misalnya sangat, amat, tidak.
Jenis adverbia
Cara penggolongan kata keterangan keterangan bermacam-macam tergantung dari sumber rujukan yang digunakan. Berikut salah satu cara pembagian kata keterangan.
Kata keterangan alat. Misalnya: dengan.
Kata keterangan kesertaan. Misalnya: bersama.
Kata keterangan perlawanan. Misalnya: meskipun.
Kata keterangan tujuan. Misalnya: untuk.
Kata keterangan sebab. Misalnya: karena.
Kata keterangan akibat. Misalnya: maka.
Kata keterangan waktu. Misalnya: kemarin, besok.
Kata keterangan tempat. Misalnya: sana, sini.
Kata keterangan syarat. Misalnya: jika.
Kata keterangan derajat. Misalnya: sedikit, banyak.
Kata keterangan keadaan. Misalnya: sungguh-sungguh.
Kata keterangan kepastian. Misalnya: mungkin.
Read more >>

Pengertian Kata benda (nomina)

Nomina atau kata benda adalah kelas kata yang menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Kata benda dapat dibagi menjadi dua: kata benda konkret untuk benda yang dapat dikenal dengan panca indera (misalnya buku), serta kata benda abstrak untuk benda yang menyatakan hal yang hanya dapat dikenal dengan pikiran (misalnya cinta).
Selain itu, jenis kata ini juga dapat dikelompokkan menjadi kata benda khusus atau nama diri (proper noun) dan kata benda umum atau nama jenis (common noun). Kata benda nama diri adalah kata benda yang mewakili suatu entitas tertentu (misalnya Jakarta atau Ali), sedangkan kata benda umum adalah sebaliknya, menjelaskan suatu kelas entitas (misalnya kota atau orang).
Read more >>

Pengertian Kata sifat (adjektif)

Kata sifat atau adjektiva (bahasa Latin: adjectivum) adalah kelas kata yang mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik. Kata sifat dapat menerangkan kuantitas, kecukupan, urutan, kualitas, maupun penekanan suatu kata. Contoh kata sifat antara lain adalah keras, jauh, dan kaya.
Read more >>

Wednesday, March 16, 2016

Pengertian Paragraf Induktif

Paragraf Induktif adalah paragraf yang diawali dengan kalimat yang berisi penjelasan- penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat utama.
Jenis Paragraf Induktif
Paragraf Induktif sendiri dibagi menjadi 3jenis yakni :
1. Paragraf Induktif generalisasi adalah suatu pola pengembangan paragraf yang bertolak dari sejumlah fakta khusus yang memiliki kemiripan menuju sebuah kesimpulan. Kesimpulan generalisasi didahului dengan penalaran generalisasi. Penalaran generalisasi pun dapat digunakan untuk mengembangkan paragraf. caranya penulis lebih dulu menyajikan sejumlah peristiwa khusus dalam bentuk kalimat.Kemudian pada bagian akhir paragraf itu diakhiri dengan kalimat yang berisi generalisasi dari peristiwa khusus yang telah disebutkan pada bagian awal. Kalimat terakhir biasanya berisi gagasan utama paragraf.
2. Paragraf Induktif Analogi merupakan pola penyusunan paragraf berupa perbandingan dari dua hal yang mempunyai sifat sama.Pengembangan paragraf secara analogi ini didasarkan adanya anggapan bahwa jika sudah ada persamaan dalam berbagai segi maka akan ada persamaan pula dalam hal yang lain.
3. Paragraf Induktif Hubungan Kausal Hubungan kausal adalah pola penyusunan paragraf dengan menggunakan beberapa fakta yang mempunyai pola hubungan sebab-akibat.
Banyak pedagang kaki lima yang entah bagaimana awalnya, seperti mengelompokkan diri hanya dengan menjual jenis barang tertentu di sebuah trotoar tertentu. Selanjutnya, tampillah trotoar tersebut sebagai etalase khusus. Bahkan, banyak barang khas trotoar terkenal di Jakarta yang tidak bisa dijumpai di toko-toko resmi. Dari suasana tersebut ternyata banyak trotoar yang akhirnya menjadi terkenal karena penampilanya yang khas.
Read more >>

Pengertian karmina

Pantun Kilat atau Karmina adalah jenis pantun singkat yang terdiri hanya 2 baris saja. Pantun yang paling umum terdiri dari 4 baris. Pantun karmina berpola a-a.  Salah satu contoh pantun versi ini yang paling terkenal adalah: Sudah gaharu cendana pula. Sudah tahu bertanya pula.

Sudah gaharu cendana pula
sudah tahu bertanya pula

kura-kura dalam perahu
pura-pura tidak tahu

gelatik di pohon jati
cantik itu yang baik hati

gelatik mematuk ubi
cantik itu yang berbudi

gelatik dalam rumah
cantik itu yang ramah

gelatik hinggap di salak
cantik itu karena akhlak

gelatik mematuk polong
cantik itu suka menolong

gelatik burung kicauan
cantik itu karna beriman

gelatik di pohon lada
cantik itu berlapang dada

gelatik terbang ke awan
cantik itu karena dermawan

gelatik main di batu
cantik itu kalau membantu
Read more >>

Pengertian Talibun

Talibun adalah salah satu bentuk puisi lama yang berbentuk seperti pantun. Talibun sendiri lebih mirip dengan pantun karena memiliki sampiran dan isi. Tetapi talibun berbeda dengan pantun biasa karena talibun memiliki jumlah baris lebih dari 4 baris. Talibun biasanya memiliki baris genap seperti 6 baris, 8 baris, 10 baris. Talibun 8 baris adalah talibun yang paling popular.
Ciri-Ciri Talibun
1. Talibun memiliki jumlah baris yang genap yang terdiri dari isi dan sampiran. Jika talibun terdiri dari 6 baris, maka 3 baris pertama disebut juga dengan sampiran dan 3 baris selanjutnya merupakan isi. Sedangkan jika 8 baris, 4 baris pertama merupakan sampiran dan 4 baris selanjutnya isi dan begitu seterusnya.
2. Antara kalimat sampiran pertama dengan kalimat sampiran kedua, ketiga dan kalimat sampiran seterusnya harus saling berhubungan dan jangan sampai bertolak belakang atau tidak ada hubungan sama sekali.
3. Sampiran pada talibun berupa perumpamaan sebagai kalimat pembantu dalam menyampaikan isi, usahakan kalimat sampiran menggunakan kata yang berima, indah dan menggunaakaan perumpamaan alam dan lingkungan sekitar.
4. Bersajak abc-abc, abcd-abcd, dan abcde-abcde, dan seterusnya.
5. Tiap baris terdiri dari 8 hingga 12 kata.
6. Gaya bahasa yang digunakan luas dan menekankan pada bahas pengulangan yang berima.
7. Isinya menjelaskan tentang suatu perkara.
Read more >>

Pengertian Pantun berbait

Pantun berbait merupakan pantun yang tidak cukup satu bait saja melainkan terdiri atas beberapa bait yang bersambung-sambung. Hubungan pantun tersebut sebagai berikut. Larik kedua dan keempat pada bait pertama dipakai kembali pada larik pertama dan ketiga bait kedua. Demikian seterusnya hubungan antara bait kedua dan ketiga, ketiga dan keempat, dan seterusnya.
Itulah penjelasan tentang pantun berbait, semoga dapat dimengerti.

Read more >>

Pengertian Syair

Syair merupakan salah satu puisi lama, syair berasal dari bahasa arab yaitu Syi'ir atau Syu'ur yang artinya perasaan yang mendalam. Awal mula syair berasal dari Persia dan masuk ke Indonesia bersama dengan agama Islam.
Kini syair mengalami banyak modifikasi seiring berkembangnya zaman sehingga menjadi khas melayu.
Berikut Ciri - Ciri Syair
Setiap bait terdiri atas empat baris
Setiap baris terdiri atas 8-14 suku kata
Bersajak a-a-a-a
Semua baris adalah isi
Bahasanya biasanya kiasan.
Read more >>

Pengertian Pantun

Pengertian Pantun adalah bentuk puisi lama yang terdiri dari empat larik, berima silang (a-b-a-b), irama yang indah, dan memiliki makna yang penting. Pantun merupakan puisi lama melayu Indonesia yang berasal dari bahasa jawa kuno yaitu "tuntun", yang berarti mengatur atau menyusun. Pada awalnya, pantun merupakan karya sastra Indonesia lama dengan pengungkapan secara lisan, tetapi semakin berkembangnya pantun kini telah diungkapkan secara tertulis. 
Pantun merupakan karya yang dapat menghibur sekaligus dan menegur. Pantun merupakan ungkapan perasaan dan pikiran, karena ungkapan tersebut disusun dengan kata-kata hingga sedemikian rupa sehingga sangat menarik untuk didengar atau dibaca. Pantun menunjukkan bahwa Indonesia memiliki ciri khas tersendiri dalam mendidik dan menyampaikan hal-hal yang bermanfaat.
Read more >>

Pengertian puisi

Pengertian Puisi adalah bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, penyusunan lirik dan bait, serta penuh makna. Puisi mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan kekuatan bahasa dengan struktur fisik dan struktur batinnya. Puisi mengutamakan bunyi, bentuk dan juga makna yang ingin disampaikan yang mana makna sebagai bukti puisi baik jika terdapat makna yang mendalam dengan memadatkan segala unsur bahasa. Puisi merupakan seni tertulis menggunakan bahasa sebagai kualitas estetiknya (keindahan). Puisi dibedakan menjadi dua yaitu puisi lama dan juga puisi baru.
Read more >>

Pengertian Latar

Apa yang dimaksud dengan latar? mungkin bagi yang tau, sudah tidak asing lagi dengan apa itu Latar. Artikel ini sengaja ditulis bagi yang belum mengetahui arti latar, untuk itu bagi yang belum mengetahuinya dapat dibaca di artikel ini.
Latar adalah keterangan mengenai ruang, waktu serta suasana terjadinya peristiwa-peristiwa didalam suatu karya sastra. Atau definisi latar yang lainnya adalah unsur intrinsik pada karya sastra yang meliputi ruang, waktu serta suasana yang terjadi pada suatu peristiwa didalam karya sastra.
Atau bisa juga latar yaitu semua keterangan, petunjuk pengaluran yang berhubungan dengan ruang, waktu dan juga suasana. Latar diantaranya meliputi penggambaran menganai letak geografis, kesibukan si pelaku/tokoh, waktu berlakunya peristiwa, lingkungan agama, musim, moral, intelektual sosial, serta emosional si pelaku/tokoh.
Macam-macam latar
Jenis atau macam-macam latar diantaranya sebagai berikut ini:
1.Latar waktu
Yaitu saat dimana tokoh ataupun si pelaku melakukan sesuatu pada saat kejadian peristiwa dalam cerita yang sedang telah terjadi. Seperti misanya: Pagi hari, siang hari, sore hari, malam hari, di zaman dulu, dimasa deppan, dan lain sebagainya.
2. Latar tempat
Yaitu dimana tempat tokoh atau si pelaku mengalami kejadian atau peristiwa didalam cerita. Seperti misalnya: Didalam bangunan tua, di sebuah gedung, di lautan, didalam hutan, di sekolah, di sebuah pesawat, di ruang angkasa, dan lain sebagainya.
3. Latar suasana
Yaitu situasi apa saja yang terjadi ketika saat si tokoh atau si pelaku malakukan sesuatu. Seperti misanya: saat galau, gembira, lelah, dan lain sebagainya.
4. Latar alat
Yaitu peralatan apa saja yang diperlukan atau dipakai si pelaku dalam suatu cerita. Seperti misalnya: Tombak, pistol, pedang, buku, pulpen, dan lain sebagainya.
Fungsi latar
Fungsi dari latar sendiri yaitu untuk memberikan suatu gambaran yang jelas supaya peristiwa-peristiwa yang terjadi pada suatu karya sastra benar-benar terjadi atau memberikan informasi yang jelas mengenai situasi didalam sebuah cerita.
Demikianlah artikel mengenai definisi atau pengertian latar, dan semoga artikel yang singkat ini dapat bermanfaat banyak untuk kamu yang telah membacanya.
Read more >>

Pengertian Penokohan

Penokohan adalah cara pengarang menggambarkan dan mengembangkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita. Untuk menggambarkan karakter seorang tokoh, pengarang dapat juga menyebutkannya langsung, misalnya si A itu penyabar, si B itu murah hati. Penjelasan karakter tokoh dapat pula melalui gambaran fisik dan perilakunya, lingkungan kehidupannya, cara bicaranya, jalan pikirannya, ataupun melalui penggambaran oleh tokoh lain.
Penokohan disebut juga perwatakan atau karaterisasi. Perwaakan dalam cerpen adalah pemberian sifat pada pelaku-pelaku cerita. Sifat yang diberikan akan tercermin pada pikiran, ucapan, dan pandangan tokoh terhadap sesuatu. Sifat inilah yang membedakan tokoh satu dengan tokoh lainnya.
Read more >>

Pengertian Alur

Apa yang dimaksud dengan alur dalam cerita? dan apa saja jenis dan unsur alur? berikut ini penjelasannya. Alur adalah setruktur rangkaian kejadian-kejadian dalam sebuah cerita yang disusun secara kronologis. Atau definisi alur yaitu merupakan rangkaian cerita sejak awal hingga akhir. Alur mengatur bagaimana tindakan-tindakan yang terdapat dalam cerita harus bekaitan satu sama lain, seperti bagaimana suatu peristiwa berkaitan dengan peristiwa lainnya, lalu bagaimana tokoh yang digambarkan dan berperan di dalam cerita yang seluruhnya terkait dengan suatu kesatuan waktu.
Macam-macam atau jenis-jenis alur
Adapun jenis-jenis alur yang diantaranya dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) macam, berikut ini penjelasannya:
1. Alur maju.
Yang pertama adalah alur maju, yaitu alur yang peristiwa ditampilkannya secara kronologis, maju, secara runtut dari tahap awal, tahap tengah, hingga tahap akhir cerita. Biasanya alur ini sering digunakan oleh penulis pemula, dengan membuat cerita menggunakan alur ini makan dapat terbangun kebiasaan menulis bagi mereka sebab jika menggunakan alur ini tidak terlalu sulit dalam mengarang atau membuat cerita. Alur ini umumnya digunakan pada cerita yang mudah untuk di pahami atau dicerna, misalnya seperti cerita untuk anak-anak. Tapi bukan berarti alur ini tidak dapat digunakan pada cerita yang serius, misalnya seperti drama dan lain sebagainya.
2. Alur mundur.
Lalu yang kedua adalah alur mundur, yang dimaksud dengan alur mundur yaitu alur yang ceritanya dimulai dengan penyelesaian. Alur ini sering ditemui pada cerita yang memakai setting waktunya pada masa lampau. Penulis yang memakai alur ini haruslah pintar-pintar dalam menyusun ceritanya supaya tidak mempuat pembacanya menjadi kebingungan.
3. Alur campuran.
Dan yang terakhir adalah alur campuran, yaitu alur yang diawali dengan klimaks dari cerita, yang kemudian melihat lagi masa lalu atau masa lampau dan diakhiri dengan penyelesaian dari cerita tersebut. Alur ini akan mudah digunakan dalam pembuatan cerita, jika pengarang cerita mengerti cara mengatur plot ceritanya.
Read more >>

Pengertian cerpen

Cerpen adalah cerita pendek, jenis karya sastra yang memaparkan kisah ataupun cerita tentang manusia beserta seluk beluknya lewat tulisan pendek. Atau definisi cerpen yang lainnya yaitu merupakan karangan fiktif yang isinya sebagian kehidupan seseorang atau juga kehidupan yang diceritakan secara ringkas yang berfokus pada suatu tokoh sja. Maksud dari cerita pendek disini ialah ceritanya kurang dari 10.000 (sepuluh ribu) kata atau kurang dari 10 (sepuluh) halaman. Selain itu, cerpen hanya memberikan kesan tunggal yang demikian dan memusatkan diri pada satu tokoh dan satu situasi saja.
Struktur teks cerpen dintaranya ada 6 (enam) bagian yaitu:
Abstrak – merupakan ringkasan ataupun inti dari cerita yang akan dikembangkan menjadi rangkaian-rangkaian peristiwa atau bisa juga gambaran awal dalam cerita. Abstrak bersifat opsional yang artinya sebuah teks cerpen boleh tidak memakai abstrak.
Orientasi – adalah yang berkaitan dengan waktu, suasana, maupun tempat yang berkaitan dengan cerpen tersebut.
Komplikasi – Ini berisi urutan kejadian-kejadian yang dihubungkan secara sebab dan akibat, pada struktur ini kamu bisa mendapatkan karakter ataupun watak dari tokoh cerita sebab kerumitan mulai bermunculan.
Evaluasi – Yaitu struktur konflik yang terjadi yang mengarah pada klimaks mulai mendapatkan penyelesainya dari konflik tersebut.
Resolusi – Pada struktur bagian ini si pengarang mengungkapkan solusi yang dialami tokoh atau pelaku.
Koda – Ini merupakan nilai ataupun pelajaran yang dapat diambil dari suatu teks ceriita oleh pembacanya.
Read more >>

Pengertian Dongeng

Dongeng merupakan bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi. Dongeng merupakan bentuk cerita tradisional atau cerita yang disampaikan secara terun-temurun dari nenek moyang. Dongeng berfungsi untuk menyampaikan ajaran moral (mendidik), dan juga menghibur.
Dongeng biasanya terbagi menjadi tiga bagian yaitu pendahuluan, peristiwa atau isi dan penutup. Pendahuluan merupakan kalimat pengantar untuk memulai dongeng. Pristiwa atau isi merupakan bentuk kejadian-kejadian yang disusun besarkan urutan waktu. Penutup merupakan akhir dari bagan cerita yang dibuat untuk mengakhiri cerita, kalimat penutup yang sering digunakan dalam dongeng,misalnya mereka hidup bahagia selamanya
Read more >>

Pengertian Legenda

Legenda (bahasa Latin: legere) adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda sering kali dianggap sebagai "sejarah" kolektif (folk history). Walaupun demikian, karena tidak tertulis, maka kisah tersebut telah mengalami distorsi sehingga sering kali jauh berbeda dengan kisah aslinya. Oleh karena itu, jika legenda hendak dipergunakan sebagai bahan untuk merekonstruksi sejarah, maka legenda harus dibersihkan terlebih dahulu bagian-bagiannya dari yang mengandung sifat-sifat folklor
Menurut Buku Sari Kata Bahasa Indonesia, Legenda adalah cerita rakyat zaman dahulu yang berkaitan dengan peristiwa dan asal usul terjadinya suatu tempat. Contohnya: Sangkuriang, Batu Menangis, dan Legenda Pulau Giliraja.
Read more >>

Pengertian Mitos

Mitos (bahasa Yunani: µ????— mythos) atau mite (bahasa Belanda: mythe) adalah cerita prosa rakyat yang menceritakan kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya, serta dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Dalam pengertian yang lebih luas, mitos dapat mengacu kepada cerita tradisional. Pada umumnya mitos menceritakan terjadinya alam semesta, dunia dan para makhluk penghuninya, bentuk topografi, kisah para makhluk supranatural, dan sebagainya. Mitos dapat timbul sebagai catatan peristiwa sejarah yang terlalu dilebih-lebihkan, sebagai alegori atau personifikasi bagi fenomena alam, atau sebagai suatu penjelasan tentang ritual. Mereka disebarkan untuk menyampaikan pengalaman religius atau ideal, untuk membentuk model sifat-sifat tertentu, dan sebagai bahan ajaran dalam suatu komunitas.
Read more >>

Pengertian Pengalaman

Pengalaman adalah kejadian yang pernah dialami (dijalani, dirasai, ditanggung dsb) baik yang sudah lama atau baru saja terjadi. Pengalaman bisa berupa :yang terpenting dari pengalaman adalah hikmah atau pelajaran yang bisa diambil. 
Menceritakan Berbagai Pengalaman Pribadi dengan Pilihan Kata dan Ekspresi yang Tepat 
Ringkasan Mari:
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1993) pengalaman diartikan: (n) yang pernah dialami (dijalani, dirasai, ditanggung, dan sebagainya). Berbagai pengalaman bisa saja terjadi pada diri setiap orang, baik pengalaman lucu, mengharukan, menyedihkan, menggembirakan, maupun membanggakan.
Pengalaman lucu adalah pengalaman yang menggelikan hati, jenaka, atau mampu menimbulkan tertawa. 
Pengalaman mengharukan adalah pengalaman yang mampu menimbulkan rawan hati atau merawankan hati karena mendengar / melihat sesuatu.
Pengalaman menyedihkan adalah pengalaman yang menimbulkan rasa sedih atau (pilu) dalam hati atau menyusahkan hati.
Pengalaman menggembirakan adalah pengalaman yang menjadikan seseorang gembira atau membangkitkan rasa gembira.
Pengalaman membanggakan adalah pengalaman yang menimbulkan rasa bangga atau menjadikan besar hati.  
Read more >>

Pengertian Peristiwa nonfiksi

Non-fiksi adalah klasifikasi untuk setiap karya informatif (seringkali berupa cerita) yang pengarangnya dengan itikad baik bertanggung jawab atas kebenaran atau akurasi dari peristiwa, orang, dan/atau informasi yang disajikan. Sebuah karya yang pengarangnya mengklaim tanggung jawab kebenaran namun tidak jujur maka adalah suatu penipuan sastra; suatu cerita yang pengarangnya tidak mengklaim tanggung jawab kebenaran maka diklasifikasikan sebagai fiksi. Non-fiksi, yang dapat disajikan baik secara obyektif maupun subyektif, secara tradisional merupakan satu dari dua pembagian utama dari narasi (khususnya dalam penulisan prosa); pembagian tradisional lainnya adalah fiksi, yang berkontras dengan non-fiksi dalam hal penyampaian informasi, peristiwa, dan karakter yang sebagian kecil atau besar merupakan hasil imajinasi.
Peristiwa nonfiksi adalah peristiwa yang benar-benar terjadi atau bukan khayalan.
Contoh peristiwa nonfiksi adalah yang berupa pengalaman baik pribadi maupun orang lain, dan peristiwa local, regional, nasional, dan Internasional.
Read more >>

Pengertian Peristiwa fiktif

Pengertian Fiktif : Sebuah Tulisan yang mana Tulisan yang dibuat oleh Sang Penulis itu Berdasarkan Imajinasi atau bukan Hal sebenarnya, hanya berupa karangan saja atau bisa dikatakan Tidak pernah dialami Oleh Si PEnulis. 
Peristiwa fiktif adalah peristiwa khayalan hasil rekaan manusia, karangan berupa peristiwa fiktif termasuk karya nonilmiah.
Contohnya adalah karya sastra baik berupa cerpen, novel, drama, juga mitos, legenda, dan dongeng.
Read more >>

Pengertian Narasi

Narasi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam sebuah tulisan yang rangkaian peristiwa dari waktu ke waktu dijabarkan dengan urutan awal, tengah, dan akhir.
Jenis-jenis narasi
Narasi informatif
Narasi informatif adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang.
Narasi ekspositorik
Narasi ekspositorik adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang. Dalam narasi ekspositorik, penulis menceritakan suatu peristiwa berdasarkan data yang sebenarnya. Pelaku yang ditonjolkan biasanya, satu orang. Pelaku diceritakan mulai dari kecil sampai saat ini atau sampai terakhir dalam kehidupannya. Karangan narasi ini diwarnai oleh eksposisi, maka ketentuan eksposisi juga berlaku pada penulisan narasi ekspositprik. Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsursugestif atau bersifat objektif.
Narasi artistik
Narasi artistik adalah narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat. Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsur sugestif atau bersifat objektif.
Narasi sugestif
Narasi sugestif adalah narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat.
Read more >>

Pengertian Kata khusus

Kata umum adalah kata – kata yang memiliki makna dan cakupan pemakaian yang lebih luas. Kata – kata yang termasuk dalam kata umum disebut dengan hipernim. Sedangkan, kata khusus adalah kata – kata yang ruang lingkup dan cakupan maknanya lebih sempit, atau disebut juga dengan hiponim.
Pada umumnya, kata umum memiliki beberapa macam kata khusus. Meskipun kata – kata khusus memiliki bentuk yang berbeda, maknanya tetaplah sama dengan makna kata umum.
Contoh Kata Umum dan Kata Khusus
Kata umum : Melihat
Kata khusus : Menengok, menyaksikan, melirik, memandang, memelototi, mengamati, dan memperhatikan.
Kata umum : Mendatangi
Kata khusus : Mampir, singgah, berkunjung,
Kata umum : Membawa
Kata khusus : Mengangkat, menjinjing, menggendong, mengangkut, menyeret, membopong, memanggul.
Kata umum : Hewan peliharaan
Kata khusus : Kucing, anjing, kelinci, marmut, hamster, ikan
Kata umum : Mencintai 
Kata khusus : Menyayangi, mengasihi
Kata umum : Menetap
Kata khusus : Bersarang, tinggal, menghuni
Kata umum : Sependapat
kata khusus : Setuju, sepakat
Kata umum : Indah
Kata khusus : Cantik, menawan, menakjubkan 
Read more >>

Pengertian Kata umum

Kata umum adalah kata yang luas ruang lingkupnya dan dapat mencakup banyak hal. Kata – kata yang termasuk dalam kata umum disebut dengan hipernim. Sedangkan, kata khusus adalah kata yang ruang lingkup dan cakupan maknanya lebih sempit. Kata – kata yang termasuk dalam kata umum disebut dengan hipernim.
Contoh Kata Umum dan Kata Khusus
Umum: Melihat
Khusus: Menonton, menyaksikan, memandang, mengamati, dan memerhatikan.
Umum: Mendatangi
Khusus: Mampir, singgah, berkunjung.
Umum: Membawa
Khusus: Mengangkat, menjinjing, menggendong, mengangkut.
Umum: Hewan peliharaan
Khusus: Kucing, anjing, kelinci, marmut, hamster, ikan, burung.
Umum: Mencintai
Khusus: Menyayangi, mengasihi, merawat.
Umum: Menetap
Khusus: Bersarang, tinggal, menghuni.
Umum: Sependapat
Khusus: Setuju, sepakat.
Umum: Indah
Khusus: Cantik, menawan, menakjubkan, memesona, manis.
Umum: Memakan
Khusus: Memangsa, melahap, menelan, mengunyah.
Umum: Memanggil
Khusus: Menyapa, menegur.
Dalam penggunaannya, kata umum dapat digunakan dalam semua konteks pembicaraan atau tema. Sedangkan kata khuhus hanya dapat digunakan dalam konteks kalimat tertentu. Oleh karena itu, pemilihan kata atau diksi dalam kata khusus sangat penting untuk diperhatikan.
Read more >>

Pengertian Prosa nonfiksi

Prosa nonfiksi adalah karangan yang berisi hal-hal yang bersifat faktual (kenyataan) atau berdasarkan pengamatan si pengarang . Jenis karangan ini diungkapkan secara sistematis, kronologis atau kilas balik dengan menggunakan bahasa semiformal. Yang termasuk jenis karangan ini antara lain:
Artikel
Artikel adalah karangan yang berisi uraian atau pemaparan yang memiliki ciri-ciri
Berdasarkan fakta
Bersifat faktual
Berisi kisah perjalanan, profil tokoh, pengalaman, satir dan humor 
2. Tajuk Rencana
Tajuk Rencana atau editorial adalah karangan yang bersifat argumentatif yang ditulis oleh redaktur media massa mengenai hal-hal yang faktual dan aktual
3.Opini
Opini adalah tulisan yang berisi pendapat, pikiran atau pendiriantentang suatu hal. Opini diungkapkan dengan berbagai alasan yang dapat menguatkan pendapat tersebut
4.Feature
Feature adalah sejenis artikel eksposisi yang memberikan tekanan aspek tertentu yang dianggap menarik atau perlu ditonjolkan dari suatu objek atau peristiwa yang memiliki daya tarik secara emosional. Isi feature berisi kejadian yang sudah berlalu.
5.Biografi
Biografi adalah riwayat hidup seorang tokoh yang ditulis oleh orang lain. Tulisan ini dibuat untuk memberikan informasi bagi pembaca tentang latar belakang kehidupan seorang tokoh dari kecil hingga dewasa
6.Otobiografi
adalah riwayat hidup seorang tokoh yang ditulis oleh si penulis sendiri. Tulisan ini dibuat agar orang lain dapat mengetahui segala hal tentang kehidupannya dari kecil sampai dewasa
7.Tips
adalah karangan yang berisi uraian tenteng tata cara atau langkah operasional dalam melakukan atau membuat sesuatu. Disajikan dengan cara ringan, sederhana, dan bahasa yang populer
8.Reportase
adalah karangan yang berupa hasil laporan dari liputan suatu peristiwa yang sedang terjadi atau belum lama terjadi untuk keperluan berita di media massa
9.Jurnalisme
adalah berita yang dituliskan kedalam bentuk novel atau cerita pendek. Unsur pembangun sebuah cerita seperti alur, tokoh, latar, konflik, dipenuhi meskipun isinya merupakan fakta
10.Pidato
adalah aktivitas mengukapkan ide, pikiran , dan gagasan secara lisan dalam bentuk rangkaian kata-kata kepada orang banyak dengan tujuan tertentu
Itulah penjelasan mengenai Pengertian Prosa nonfiksi, semoga bisa dimengerti.
Read more >>

Pengertian Unsur Ekstrinsik

Unsur ekstrinsik adalah unsur – unsur dari luar yang memengaruhi suatu karya sastra. Unsur – unsur ekstrinsik tersebut adalah biografi pengarang, kondisi lingkungan/masyarakat saat karya tersebut dibuat, sejarah perkembangan sastra, dan nilai – nilai yang terdapat pada karya sastra tersebut. Nilai – nilai yang terdapat pada karya sastra antara lain nilai sosial, ekonomi, budaya, filsafat, atau politik. Berikut adalah penjelasannya:
Read more >>

Pengertian Gaya bahasa

Gaya bahasa adalah cara bagaimana pengarang menguraikan cerita yang dibuatnya, atau definisi dari gaya bahasa yaitu cara bagaimana pengarang cerita mengungkapkan isi pemikirannya lewat bahasa-bahasa yang khas dalam uraian ceritanya sehingga dapat menimbulkan kesan tertentu.
Berikut di bawah ini jenis-jenis Majas dilengkapi dengan contohnya:
Gaya bahasa pertentangan
a. Hiperbola
Hiperbola yaitu gaya bahasa yang berupa suatu pernyataan yang terlalu berlebihan dari kenyataan yang ada dengan maksud untuk memberikan kesan yang mendalam atau meminta perhatian. Seperti contohnya: Dia berteriak sampai suaranya menembus langit ke-7.
b. Litotes
Litotes yaitu gaya bahasa yang menyatakan sesuatu dengan cara-cara yang berlawanan dengan kenyataan, dengan cara mengecilkan ataupun menguranginya. Seperti contohnya: Aku tidaklah Pintar itulah mengapa aku selalu bekerja keras.
c. Paradoks
Paradoks yaitu gaya bahasa yang bertentangan antara pernyataan dan fakta yang ada atau 2 (dua) pengertian yang bertentangan sehingga seperti tidak masuk akal. Contohnya: Aku merasa kesepian di kota yang ramai ini.
d. Antitesis
Antitesis yaitu gaya bahasa yang pengungkapannya berhubungan dengan situasi, benda ataupun sifat yang keadaannya saling bertentangan dan juga memakai kata-kata yang berlawanan arti. Seperti contohnya: Tua muda, laki-laki perempuan banyak yang menonton film tersebut.
Read more >>

Pengertian Sudut pandang

Inilah pengertian sudut pandang dan jenisnya dilengkapi juga dengan contohnya. Apakah itu sudut pandang dalam suatu cerita? dalam artikel ini kita akan belajar bersama-sama mengenai definisi sudut pandang dan jenis-jenisnya, untuk dapat memahaminya kamu dapat membaca artikel ini.
Sudut pandang adalah cara bagaimana penulis cerita menempatkan dirinya pada cerita, atau dari sudut mana penulis cerita memandang cerita yang dibuatnya. Sudut pandang dapat dikatakan juga sebagai suatu teknik ataupun siasat yang disengaja dilakukan oleh penulis untuk menyampaikan ceritanya. Oleh karena itu sudut pandang dapat mempengaruhi penyajian suatu cerita dan alurnya.
Read more >>