Pages

Monday, June 6, 2016

Pengertian Kata Baku dan Fungsinya

Kata baku adalah kata yang cara pengucapannya atau penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar atau kaidah yang telah dibakukan. Ragam kata baku memiliki sifat kemantapan dinamis, artinya mempunyai aturan dan kaidah dalam standar bahasa. Kata baku biasanya digunakan dalam situasi resmi, seperti acara seminar, pidato, temu karya ilmiah, dll. Kaidah-kaidah standar yang dimaksud dapat berupa Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (EYD), kamus umum, dan tata bahasa baku. Dalam hal ini kamus bahasa Indonesia dapat dijadikan rujukan untuk mengetahui bahasa baku.
Secara umum, fungsi kata baku dalam bahasa adalah sebagai berikut:
Pemersatu, pemakaian kata baku dalam bahasa dapat mempersatukan sekelompok orang menjadi satu kesatuan masyarakat bahasa.
Pemberi kekhasan, pembakuan kata dalam bahasa dapat menjadi pembeda dengan masyarakat pemakai bahasa lainnya.
Pembawa kewibawaan, kata baku yang diterapkan dalam bahasa dapat memperlihatkan kewibawaan pemakainya.
Kerangka acuan, kata-kata baku menjadi patokan bagi benar tidaknya pemakaian bahasa seseorang atau sekelompok orang. 
Mudah-mudahan Pengertian Kata Baku dan Fungsinya di atas bisa memberikan manfaat.
Read more >>

Ciri-ciri Pantun dalam Karya Sastra

Ciri-ciri Pantun - Berdasarkan bentuknya, pantun memiliki ciri-ciri tertentu. Ciri-ciri ini tidak boleh diubah. Jika diubah, pantun tersebut akan menjadi seloka, gurindam, atau bentuk puisi lama lainnya. Ciri-ciri pantun adalah sebagai berikut:
1. Tiap bait terdiri atas empat baris (larik)
Ciri pantun yang pertama adalah dalam hal penulisan bait-baitnya. Dalam sebuah pantun, terdapat aturan bahwa tiap bait tersebut diisi oleh empat baris atau larik, tidak boleh lebih.
2. Tiap baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata
Pantun memiliki ciri dalam hal jumlah kata yang mengisi tiap barisnya. Pantun yang baik adalah pantun yang memuat 8 sampai 12 jumlah suku katanya. Hal ini bertujuan untuk menjaga irama yang dimiliki sebuah pantun.
3. Rima akhir setiap baris adalah a-b-a-b
Saat kita membaca pantun, terasa ada irama yang indah mengiringi kata-kata yang diucapkan. Hal ini di dukung pula oleh rima pantun yang memiliki pola yang teratur. Salah satu ciri khas dari sebuah pantun adalah terkait dengan rima tersebut, dimana pada setiap akhir rima mengikuti pola a-b-a-b.
4. Baris ketiga dan keempat merupakan isi
Pantun yang barisnya berjumlah empat memiliki pembagian tersendiri, yakni baris 1 dan 2 disebut sebagai sampiran. Sedangkan, baris ketiga dan keempat disebut bagian isi. Bagian sampiran dapat dikatakan sebagai pernyataan "basa-basi" si pemantun, biasa mengambil contoh dari lingkungan alam. Maksud sebenarnya dari pantun diletakkan dalam bagian isi tersebut.
5. Pernyataan pada sampiran dan isi harus masuk akal
Dalam pantun, ada yang namanya sampiran dan isi. Keduanya adalah sesuatu yang berbeda, namun saling terkait membentuk makna dari dari sebuah pantun. Pantun yang baik adalah pantun yang memiliki keterkaitan masuk akal antara bagian sampiran dan bagian isi tersebut, yang secara bersama-sama membentuk satu kesatuan dalam menyampaikan makna sebuah pantun.
Semoga penjelasan tentang Ciri-ciri Pantun dalam Karya Sastra di atas dapat memberikan manfaat.
Read more >>

Pengertian Pantun dari Berbagai Daerah

Pantun dalam pengertian sederhana adalah salah satu jenis puisi lama yang dikenal secara luas di seluruh Nusantara. Hampir setiap daerah mengenal “pantun”, tetapi dengan istilah yang sesuai dengan tiap-tiap daerah itu. Kata pantun terdapat di berbagai bahasa di Nusantara. Kata tonton (bahasa Tagalog), tuntun (bahasa Jawa), pantun (bahasa Toba) memiliki arti yang hampir sama, yaitu sesuatu ucapan yang teratur, arahan yang mendidik, bentuk kesantunan. Yang menarik adalah kata pantun dalam bahasa Simalungun berarti sindiran, sedangkan kata sisindiran dalam bahasa Sunda berarti bentuk puisi yang kita kenal sebagai pantun. Di Jawa Tengah, pantun dikenal dengan nama parikan; di Toraja, dikenal dengan nama bolingoni. Kesenian tradisional yang menggunakan pantun, antara lain nyanyian doger di Jawa Barat, ludruk di Surabaya, tirik dan ahui di Banjarmasin, gandrung di Banyuawangi, dan kelong-kelong di Makassar.
Demikian penjelasan tentang Pengertian Pantun dari Berbagai Daerah, semoga memberikan manfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Ironi dan Contohnya

Majas ironi merupakan majas yang tergolong dalam jenis majas pertentangan. Hal ini ditengarahi adanya ungkapan  gaya bahasa yang bertentangan dengan arti sesungguhnya. Selain majas pertentangan, ironi juga dapat kita golongkan ke dalam jenis majas sindiran dikarenakan fungsinya yang digunakan untuk menyindir lawan bicara.
contoh majas ironi
Suaramu sangat merdu seperti kaleng rombeng
Badanmu gemuk sekali, hanya terpaut 10 kg saja dari berat balita.
Bagus sekali buku laporan belajarmu, hampir semuanya berwana merah.
Wah bagus sekali tulisanmu, sampai tidak bisa terbca olehku.
Makanannya lezat sekali, aku sampai tidak sanggup lagi memakannya.
Wah manis sekali kopi ini, pasti harga gula sedang tinggi ya ?
Kamu ini murid yang sopan, setiap masuk kelas tidak pernah mendahului guru.
Indah sekali lukisanmu, seperti lukisan pertama adikku yang masih TK.
Dia adalah murid kesayangan guru, sampai teman-temannya lulus dia masih saja duduk di kelas 4 SD.
Halus sekali suaramu, seperti suara kendaraan beroda tiga.
Itulah penjelasan yang dapat kami berikan tentang Pengertian Majas Ironi dan Contohnya, semoga dapat memberikan manfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Alegori dan Contohnya

Majas Alegori adalah majas yang menyatakan sebuah perihal dengan mengunakan kiasan atau penggambaran.Secara sekilas alegori akan nampak sama dengan majas simile yang seringkali menggunakan kata-kata umpama, seperti atau bagai. Bedanya, majas alegori selalu dikemas dalam sebuah cerita atau uraian yang tentunya akan lebih komplek dari kalimat majas simile.
Contoh Majas Alegori.
Menjalani kehidupan rumah tangga sama halnya seperti kita mengarungi lautan dengan sebuah bahtera. Terkadang kita akan dibawa menyaksikan keindahan samudra yang begitu menakjubkan. Namun tak jarang  kuatnya ombak akan mengombang-ambing tubuh kita.
Dunia ibarat tumbuhan hijau yang menyihir setiap mata yang memandang. Indah dan begitu menakjubkan. Namun lambat laun ia akan menguning, kering dan pada akhirnya musnah.
Itulah penjelasan tentang Pengertian Majas Alegori dan Contohnya, semoga memberikan manfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Simile dan Contohnya

Majas simile adalah gaya bahasa yang membandingkan secara eksplisit atau langsung dua benda dengan menggunakan kata pembanding seperti:
umpama
laksana
seperti
bagaikan
bak
dll.
Yang dimaksud membandingkan secara eksplisit adalah perbandingan yang diikuti langsung dengan pemaknaannya. Jadi pada majas ini akan diterangkan langsung sisi kesamaan dua benda yang dibandingkan. Lihat contoh berikut:
 Wataknya keras dan susah dilunakkan seperti batu
Dalam contoh di atas, kita membandingkan kata "watak" dengan "batu". Keduanya disamakan karena memiliki ciri has yang sama yang juga disebutkan dalam kalimat, yaitu "keras dan susah dilunakkan".
Demikian Pengertian Majas Simile dan Contohnya, semoga bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Metonimia dan Contohnya

Pengertian dan Contoh Majas Metonimia Lengkap - Salah satu majas perbandingan lainnya ialah majas metonimia, yaitu  majas yang mengungkapkan sesuatu dengan gaya bahasa yang khas yakni dengan membandingkannya dengan suatu label, merek, ciri khas, atau atribut yang melekat pada benda atau sesuatu yang dimaksud. Sehingga dengan demikian hal-hal tersebut merupakan penggambaran kata yang dimaksud. Beberapa pakar linguistik, seperti Tutescu menyatakan bahwa ciri khas atau atribut tertentu dapat digunakan untuk mengemukakan benda atau sesuatu yang dimaksud, berkat adanya hubungan yang melekat (acuan) dari kedua hal yang dimaksud. Hubungan yang sangat dekat ini dapat menjadi acuan akan maksud dari benda atau sesuatu yang dimaksudkan.
contoh
1. Kiki sedang memandikan honda jazznya. (mobil)
2. Hanya adidas butut yang senantiasa menemani ia pergi kemanapun. (sepatu)
3.  Rani bekerja sebagai pemburu berita di TV swasta (reporter)
4. Aleeya selalui menyediakan 8 gelas aqua untuk memjaga kesehatan tubuhnya. (air minum)
Itulah Pengertian Majas Metonimia dan Contohnya, semoga memberikan manf
Read more >>

Pengertian Majas Litotes dan Contohnya

Mengenai pengertian majas litotes, dalam Wikipedia Bahasa Indonesia disebutkan bahwa majas litotes adalah Ungkapan berupa penurunan kualitas suatu fakta dengan tujuan merendahkan diri. Padahal pada kenyataannya tidak seburuk apa yang diungkapkan.
Contoh Majas Litotes
Silahkan mampir ke gubukku.
Jika berkenan, akan saya antarkan anda dengan motor butut ini.
Hanya kado kecil ini yang bisa aku berikan.
Mampirlah sejenak untuk mencicipi hidangan yang ala kadarnya ini.
Perkenankan hamba yang bodoh ini untuk menyampaikan pendapat.
Tolong terima bantuan yang tidak seberapa ini.
Aku tunggu kehadiranmu bertamu ke bilik kumuhku.
Sudikan adinda menerima aku yang kurang tampan ini.
Demikian yang dapat kami sampaikan tentang Pengertian Majas Litotes dan Contohnya, semoga dapat mmemberikan manfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Hiperbola dan Contohnya

Majas hiperbola adalah majas yang mengandung suatu pernyataan yang berlebihan atau membesar-besarkan suatu hal. Dalam pengertian yang lebih lengkap, Hiperbola adalah majas yang melebih-lebihkan apa yang sebenarnya dengan maksud untuk memperhebat, meningkatkan kesan dan daya pengaruh, baik jumlah, ukuran, maupun sifat-sifatnya. Bukan hanya dalam karya sastra, tanpa kita sadari majas hiperbola sering kali mengisi percakapan kita. Bisa saja, pesan yang ingin disampaikan biasa-biasa saja namun menjadi lebih wah ketika kalimatnya dibentuk sedemikian rupa dengan majas hiperbola. Untuk mendapat kesan dramatis dari sebuah kalimat, pengarang kerap menggunakan majas hiperbola. Kesan hiperbola (sangat berlebih-lebihan) dalam menceritakan sesuatu sengaja dilakukan dengan tujuan, yaitu untuk manarik perhatian dari para pembaca.
Untuk membantu pemahaman tentang majas hiperbola, coba Anda perhatikan contoh majas hiperbola berikut ini: 
Contoh Majas Hiperbola 1
"Harga beras mencekik leher setelah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak"
Kalimat ini adalah contoh majas hiperbola, kesan berlebihan didapat dari pilihan kata "mencekik leher".
Sekian uraian tentang Majas Hiperbola: Pengertian dan Contoh, semoga bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Metafora dan Contohnya

Metafora adalah salah satu majas dalam Bahasa Indonesia, dan juga berbagai bahasa lainnya. Majas ini mengungkapkan ungkapan secara tidak langsung berupa perbandingan analogis. Seperti halnya majazi dalam bab kata dan makna (ilmu logika), makna yang terkandung dalam majas metafora adalah suatu peletakan kedua dari makna asalnya, yaitu makna yang bukan mengunakan kata dalam arti sesungguhnya, melainkan sebagai kiasan yang berdasarkan persamaan dan perbandingan.
Contoh
Kata "tulang punggung" dalam kalimat "Pemuda adalah tulang punggung negara".
Engkau belahan jantung hatiku sayangku.
Raja siang keluar dari ufuk timur.
Jonathan adalah bintang kelas dunia.
Raja malam telah keluar dari paraduannya.
Itulah Pengertian Majas Metafora dan Contohnya semoga bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Personifikasi dan Contohnya

Majas personifikasi adalah Majas personifikasi adalah majas yang melekatkan sifat-sifat insani (manusiawi) pada suatu benda mati sehingga seolah-olah memiliki sifat seperti benda hidup. Ciri majas ini adalah terdapatnya pilihan kata yang mengenakan sifat manusia pada benda mati tersebut. Majas personifikasi memiliki gaya bahasa perbandingan, yaitu membandingkan benda mati atau tidak dapat bergerak sehingga sepertinya tampak bernyawa dan dapat berperilaku seperti manusia. Oleh sebab itu, majas ini dikategorikan juga sebagai majas perbandingan. Majas personifikasi berfungsi untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai situasi yang dilukiskan dan memberikan bayangan angan (citraan) yang konkret. Penggunaan majas personifikasi banyak ditemukan dalam banyak jenis karya sastra, misalnya cerpen, puisi, lagu, dll.
Untuk melengkapi pemahaman kita tentang majas personifikasi, perhatikan contoh kalimat berikut ini:
Contoh 1:
"Padi menunduk mengucapkan selamat pagi"
Pada contoh ini, padi diperlakukan seperti manusia karena bisa menunduk dan menyapa.
Sekian uraian tentang Majas Personifikasi: Pengertian dan Contoh, semoga bermanfaat. 
Read more >>